Rokan Hulu (20/04/2026) — Di tengah hamparan hijau yang berpadu dengan rindangnya perkebunan kelapa sawit, sekelompok mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian Universitas Rokania, tampak sibuk mengolah lahan. Bukan sekadar kegiatan biasa, aktivitas ini merupakan wujud nyata transformasi ilmu dari ruang kelas menuju aksi lapangan yang berdampak langsung bagi pengembangan sektor peternakan.
Melalui kegiatan bertajuk “Dari Teori ke Aksi: Inovasi Hijauan Pakan melalui Praktik Lapangan”, mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam proses pembersihan lahan, pembuatan bedengan, hingga penanaman hijauan makanan ternak unggul. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian integral dari pembelajaran berbasis praktik yang menekankan pada penguasaan keterampilan teknis sekaligus pemahaman konseptual.
Sejak pagi hari, mahasiswa terlihat bergotong royong membersihkan lahan dari gulma dan vegetasi liar. Dengan peralatan sederhana namun semangat yang tinggi, mereka memastikan kondisi lahan optimal untuk proses budidaya. Tahap ini menjadi fondasi penting, mengingat kualitas lahan sangat menentukan keberhasilan pertumbuhan hijauan pakan.
Selanjutnya, mahasiswa melakukan pembuatan bedengan secara terstruktur. Teknik ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan aerasi dan drainase tanah, tetapi juga sebagai bentuk penerapan ilmu agronomi yang telah dipelajari di bangku kuliah. Proses ini dilakukan dengan cermat, memperhatikan kontur tanah dan kebutuhan tanaman, sehingga mampu menciptakan lingkungan tumbuh yang ideal.
Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman hijauan makanan ternak unggul yang memiliki nilai nutrisi tinggi serta produktivitas yang baik. Jenis hijauan yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian dengan kondisi lahan dan kebutuhan pakan ternak ruminansia, menjadikannya solusi strategis dalam mendukung ketersediaan pakan berkelanjutan.
Dosen pembimbing kegiatan menyampaikan bahwa pendekatan pembelajaran seperti ini merupakan langkah strategis dalam mencetak lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. “Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya secara nyata. Kegiatan ini menjadi jembatan penting antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan lapangan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar praktik akademik, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap pengembangan sektor peternakan berbasis sumber daya lokal. Dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia, mahasiswa turut berkontribusi dalam menciptakan sistem pakan yang efisien, ekonomis, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu menghadirkan inovasi sekaligus solusi nyata dalam menghadapi tantangan klasik peternakan, khususnya terkait ketersediaan pakan hijauan berkualitas. Di tengah dinamika kebutuhan pangan nasional, langkah-langkah kecil namun terarah seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian sektor peternakan.
Dengan semangat “dari teori ke aksi”, mahasiswa Universitas Rokania tidak hanya belajar, tetapi juga berkarya. Mereka hadir sebagai agen perubahan yang membawa harapan baru bagi kemajuan peternakan Indonesia—dimulai dari sebidang lahan, menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (Danang)
Peluncuran Portal Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Rambah: Upaya Penguatan Jejaring dan Dokumentasi Alumni
Pasir Pengaraian, 26 Maret 2026 – Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Rambah secara resmi meluncurkan portal website alumni sebagai bagian...



















