Medan (21/01/2026) – Universitas Rokania bekerja sama dengan STIKes Mitra Husada Medan menyelenggarakan Forum Ilmiah dan Diskusi Mahasiswa (Forisma) Tahun 2026 sebagai upaya strategis dalam memperkuat resiliensi kesehatan nasional. Kegiatan ini mengusung tema “Resiliensi Kesehatan Nasional melalui Optimalisasi Respon Kegawatdaruratan Bencana dan Penyakit Degeneratif dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) menuju Indonesia Emas 2045”, yang merefleksikan urgensi penguatan peran generasi muda dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks di era globalisasi.
Forisma 2026 menjadi wadah akademik bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas intelektual, daya kritis, serta kreativitas ilmiah melalui diskusi konstruktif dan pertukaran gagasan berbasis keilmuan. Forum ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi sebagai fondasi penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang adaptif dan berdaya saing.
Sebagai bagian dari penguatan kerja sama kelembagaan, kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Nota Kesepakatan Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) antara Rektor Universitas Rokania, Dr. Desmelati, M.Sc., dan Ketua STIKes Mitra Husada Medan, Dr. Siti Nurmawan Sinaga, SKM., M.Kes. Penandatanganan tersebut diharapkan menjadi landasan strategis bagi pengembangan kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam penguatan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa bidang kesehatan.
Dalam rangka mengimplementasikan penguatan kompetensi mahasiswa secara komprehensif, Forisma 2026 juga menyelenggarakan berbagai perlombaan cabang kompetensi, antara lain artikel ilmiah, poster ilmiah, gagasan futuristik tertulis, orasi ilmiah, video gagasan konstruktif, tari kreasi, puisi, dan song writer. Ragam cabang lomba tersebut dirancang untuk mengakomodasi potensi multidisipliner mahasiswa, baik dalam ranah akademik, inovasi, maupun ekspresi seni yang kontekstual dengan isu kesehatan dan pembangunan berkelanjutan.
Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh mahasiswa Universitas Rokania, khususnya pada cabang artikel ilmiah dengan perolehan The Best I Scientific Paper oleh Cahaya Rizka Alfinda, serta The Best III Substantive Editing yang diraih oleh Kaishi Aulia dan Frilia Putri Clauresta. Selain itu, pada cabang puisi, mahasiswa Universitas Rokania kembali menunjukkan keunggulan dengan meraih The Best I Performance melalui Felkia Ismelda Kusuma Putri.
Melalui penyelenggaraan Forisma 2026, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas akademik dan kreativitas, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap peran strategis generasi muda dalam memperkuat resiliensi kesehatan nasional. Forum ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) serta mempersiapkan generasi unggul dan berkarakter menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (RNA)


















