• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

Gelombang Perjalanan Manusia

Dari Tuhan ke Dunia, lalu Mencari Tuhan Kembali dengan Cara Baru

Rokapress by Rokapress
April 11, 2026
in Opini
0
Mencari Tuhan

Ilustrasi sesuai tulisan (chatgpt)

190
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gelombang Perjalanan Manusia: Dari Tuhan ke Dunia, lalu Mencari Tuhan Kembali dengan Cara Baru

Oleh: A. U. Chaidir

Related articles

Membagikan informasi

Membagikan Informasi Bijak

April 4, 2026
ilustrasi saling bermaafan

Menelusuri Makna Idul Fitri

Maret 25, 2026

Untuk memahami era kehidupan yang tengah kita jalani—beserta berbagai problematika di dalamnya—kita tidak cukup hanya melihat gejala permukaan. Diperlukan cara pandang yang lebih utuh, salah satunya melalui jejak panjang sejarah peradaban manusia. Kita memang memiliki sumber rujukan yang otoritatif, yaitu kitab suci, yang memberi informasi tentang apa yang telah terjadi, yang sedang berlangsung, bahkan yang akan datang. Namun, untuk memahami pesan-pesan tersebut secara lebih jernih dan kontekstual, diperlukan alat bantu. Salah satunya adalah ilmu sejarah, khususnya yang menelusuri perkembangan peradaban manusia dari masa ke masa. Melalui perspektif ini, kita dapat membaca pola besar perjalanan manusia secara lebih utuh.

Tahapan Perjalanan Peradaban Manusia
Para ahli sejarah umumnya membagi perkembangan peradaban manusia ke dalam beberapa fase besar:

1. Zaman Nabi Adam (awal keberadaan manusia)
* Awal keberadaan manusia di bumi
* Kehidupan sangat sederhana
* Aktivitas: berburu, meramu, mulai bercocok tanam
* Pola pikir: spiritual murni—hubungan dengan Tuhan dekat dan langsung

2. Zaman Prasejarah (±50.000 SM – 3.000 SM)
* Penggunaan alat batu
* Hidup berkelompok dalam komunitas kecil
* Muncul seni dan simbol budaya
* Mulai mengenal pertanian
* Pola pikir: bertahan hidup, berkembang menuju simbolik

3. Zaman Kuno (3.000 SM – 500 M)
* Lahir peradaban besar (Mesir, Mesopotamia, Yunani)
* Ditemukan tulisan
* Sistem agama dan pemerintahan terbentuk
* Pola pikir: dari mitologis menuju filosofis

4. Zaman Pertengahan (500 M – 1.500 M)
* Feodalisme berkembang
* Peradaban Islam mencapai puncak kejayaan ilmu
* Eropa dalam era abad pertengahan
* Pola pikir: teosentris—Tuhan sebagai pusat kehidupan

5. Zaman Renaisans & Pencerahan (1.500 M – 1.800 M)
* Kebangkitan ilmu dan seni
* Eksplorasi dunia
* Lahirnya sains modern
* Pola pikir: humanisme dan rasionalisme
6. Zaman Revolusi Industri (1800 – 1900)
* Mesin dan industri berkembang pesat
* Urbanisasi besar-besaran
* Produksi massal
* Pola pikir: materialisme dan efisiensi

7. Zaman Modern & Kontemporer (1900 – sekarang)
* Teknologi berkembang sangat cepat
* Globalisasi dan digitalisasi
* Internet dan kecerdasan buatan
* Pola pikir: rasional dan digital, namun mulai kembali mencari makna

Benang Merah Perjalanan
Jika ditarik garis besarnya, perjalanan manusia membentuk pola yang jelas:
* Awal → Spiritual murni
* Berkembang → Simbol & budaya
* Maju → Filosofi & sistem
* Puncak lama → Tuhan sebagai pusat
* Bergeser → Manusia sebagai pusat
* Turun → Materialisme & dunia fisik
* Kini → Teknologi tinggi + krisis makna

Inti: Gelombang Perjalanan Manusia
Pada akhirnya, perjalanan manusia bukanlah garis lurus, melainkan sebuah gelombang.
Ia berangkat dari Tuhan, bergerak jauh ke dunia, lalu perlahan kembali mencari Tuhan—namun dengan cara yang berbeda.
Hari ini, kita hidup di fase yang sangat unik dalam sejarah:
* Ilmu pengetahuan telah mencapai puncaknya
* Teknologi berkembang dengan kekuatan yang belum pernah ada sebelumnya
* Dunia terasa semakin terkoneksi, namun manusia justru semakin merasa sendiri
Di tengah kemajuan itu, muncul kembali pertanyaan-pertanyaan mendasar:
* Untuk apa semua ini?
* Ke mana arah hidup manusia?
* Mengapa, di tengah kelimpahan, batin justru terasa kosong?
Di titik inilah manusia mulai kembali menoleh—bukan ke masa lalu, tetapi ke dalam dirinya sendiri.
Ia mulai mencari kembali Tuhan. Namun kali ini, bukan dalam kesederhanaan awal, melainkan setelah melewati panjangnya perjalanan akal, ilmu, dan pengalaman.
Jika dahulu manusia mengenal Tuhan karena “kedekatan”, maka kini ia mencari Tuhan karena “kebutuhan”. Dan mungkin, di sinilah makna dari gelombang itu:
bahwa sejauh apa pun manusia pergi,
ia pada akhirnya akan kembali—
kepada asalnya.

Pekanbaru, 10 April 2026

Tags: Gelombang Perjalanan ManusiaMencari TuhanPeradaban Manusia
Share76Tweet48

Related Posts

Membagikan informasi

Membagikan Informasi Bijak

by Rokapress
April 4, 2026
0

Membagikan Informasi Bijak (Benar Saja Tidak Cukup, Harus juga Baik, Bermanfaat, dan Tepat) Oleh: A. U. Chaidir Satu hal yang...

ilustrasi saling bermaafan

Menelusuri Makna Idul Fitri

by Rokapress
Maret 25, 2026
0

Menelusuri Makna Idul Fitri oleh: A. U. Chaidir Begitu bulan Ramadhan berakhir dan beranjak ke tanggal 1 Syawal, kita selalu...

manusia seutuhnya

Pendidikan dan Pembangunan Manusia Seutuhnya

by Rokapress
Februari 19, 2026
0

Pendidikan dan Pembangunan Manusia Seutuhnya Mengembalikan Arah dari Kepala, ke Dada, hingga Perut oleh : A. U. Chaidir Jika pada...

Arah Pendidikan

Ketika Arah Pendidikan Terasa Bergeser

by Rokapress
Februari 11, 2026
0

Ketika Arah Pendidikan Terasa Bergeser Kegelisahan atas Realitas Pendidikan vs Cita-cita Ki Hadjar Dewantara Oleh: A. U. Chaidir Ada kegelisahan...

Puasa berulang

Puasa Berulang, Makna Hilang

by Rokapress
Februari 6, 2026
0

Puasa Berulang, Makna Hilang Catatan Kecil Menyambut Ramadhan oleh: A. U. Chaidir Sebentar lagi kita akan kembali memasuki bulan Ramadhan....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
Mencari Tuhan

Gelombang Perjalanan Manusia

April 11, 2026
Membagikan informasi

Membagikan Informasi Bijak

April 4, 2026
peresmian ikasmansa

Peluncuran Portal Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Rambah: Upaya Penguatan Jejaring dan Dokumentasi Alumni

Maret 26, 2026
kanang kopuh

Perdana Digelar, Halal Bihalal Suku Kanang Kopuh Tobing Tinggi Pererat Silaturahmi di Rokan Hulu

Maret 26, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Hasrijal Hasrijal Farmaduansa Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musala Ar-Rahman Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin twibbon rokania UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.