Rokan Hulu, 18 Januari 2026 — Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) Universitas Riau (UNRI) bekerja sama dengan Universitas Rokania menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) sebagai bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dosen. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Rokania selama satu pekan, mulai tanggal 12 hingga 18 Januari 2026, dan diikuti oleh 49 dosen dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Rokania.
Pelatihan PEKERTI diselenggarakan secara hybrid dengan memadukan metode daring dan luring. Pola ini memungkinkan proses pembelajaran berlangsung secara efektif, interaktif, dan fleksibel. Materi pelatihan disampaikan melalui pendekatan terpadu antara teori dan praktik yang mencakup perencanaan pembelajaran, pengembangan perangkat pembelajaran, strategi dan metode pembelajaran, pengelolaan kelas, serta evaluasi pembelajaran. Seluruh materi dirancang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) guna memastikan keselarasan antara proses pembelajaran dan capaian pembelajaran lulusan.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Riau, Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pelatihan PEKERTI merupakan program strategis dalam pengembangan profesionalisme dosen. Menurutnya, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dosen, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, sehingga dosen mampu menghadirkan proses pembelajaran yang sistematis, inovatif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi.
Sementara itu, Rektor Universitas Rokania, Dr. Desmelati, M.Sc., menegaskan bahwa pelaksanaan Pelatihan PEKERTI memiliki peran penting dalam penguatan kualitas akademik dosen di lingkungan Universitas Rokania. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas dosen, terutama dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan implementasi proses pembelajaran yang berkualitas. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran serta daya saing lulusan.
Dari sisi peserta, pelatihan ini dinilai memberikan manfaat yang signifikan. Salah seorang peserta, Alfa Syahputra, S.M., M.M., menyampaikan bahwa Pelatihan PEKERTI membantu meningkatkan pemahaman dosen dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pemilihan metode pembelajaran yang tepat, serta pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang sistematis dan terukur. Menurutnya, pelatihan ini memberikan bekal praktis yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di perguruan tinggi.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kinerja peserta selama pelatihan, panitia menetapkan peserta terbaik pada masing-masing kelompok. Peserta terbaik tersebut yaitu Ridwan, S.Kom., M.Kom. (Kelompok 1), Dr. Pariang Sonang Siregar, S.Pd., M.Pd. (Kelompok 2), dan Juliarni, S.P., M.Si. (Kelompok 3). Penetapan ini diharapkan dapat memotivasi peserta lain untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai pendidik di perguruan tinggi.
Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan Pelatihan PEKERTI berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons positif dari para peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat budaya mutu akademik, serta mendukung pengembangan profesional dosen secara berkelanjutan di Universitas Rokania.
Pelatihan PEKERTI secara resmi ditutup oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Riau. Penutupan kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Rokan Riau Raya Ir. Adyanata Lubis, M.Kom., Rektor Universitas Rokania Dr. Desmelati, M.Sc., Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Rokania Dr. Jufri, S.Pd., M.Mat., jajaran LPMPP Universitas Riau, para instruktur, peserta, serta panitia pelaksana Pelatihan PEKERTI. (red)



















