• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

Pendidikan dan Pembangunan Manusia Seutuhnya

Mengembalikan Arah dari Kepala, ke Dada, hingga Perut

Rokapress by Rokapress
Februari 19, 2026
in Opini
0
manusia seutuhnya

ilustrasi (chatgpt)

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pendidikan dan Pembangunan Manusia Seutuhnya
Mengembalikan Arah dari Kepala, ke Dada, hingga Perut

oleh : A. U. Chaidir

Related articles

Arah Pendidikan

Ketika Arah Pendidikan Terasa Bergeser

Februari 11, 2026
Puasa berulang

Puasa Berulang, Makna Hilang

Februari 6, 2026

Jika pada tulisan sebelumnya kita melihat bahwa pendidikan di negeri ini sedang bergeser arah, maka pertanyaan berikutnya yang tak bisa dihindari: ke mana seharusnya pendidikan diarahkan?
Jawaban ini penting, sebab kritik tanpa arah hanya akan menjadi keluhan. Dan kegelisahan tanpa tawaran nilai hanya akan larut dalam kelelahan sosial. Pendidikan, pada hakikatnya, tidak pernah dimaksudkan untuk sekadar melahirkan manusia yang tahu, tetapi manusia yang utuh.

Pendidikan Bukan Sekadar Pengisian Kepala
Selama beberapa dekade, orientasi pendidikan kita terlalu berat pada isi kepala. Nilai, ranking, ujian, sertifikat—semuanya menjadi indikator keberhasilan. Tidak keliru. Tetapi menjadi bermasalah ketika:
* kecerdasan dilepaskan dari etika,
* prestasi dipisahkan dari empati,
* dan kepintaran berjalan tanpa kebijaksanaan.
Kita pun menyaksikan paradoks yang menyakitkan:
banyak orang berpendidikan tinggi, namun miskin kepekaan sosial;
cerdas secara akademik, namun rapuh secara moral.
Di titik ini, pendidikan kehilangan ruhnya.

Isi Dada: Yang Sering Digaungkan, Tapi Jarang Dihidupkan
Kita sering mendengar istilah pendidikan karakter. Namun terlalu sering ia berhenti sebagai jargon, bukan laku. Isi dada—nurani, empati, integritas—tidak bisa diajarkan lewat spanduk atau hafalan.
Ia tumbuh melalui:
* keteladanan,
* kejujuran yang dibiasakan,
* dan keberanian untuk berpihak pada yang benar, meski tidak populer.
Tanpa isi dada, ilmu pengetahuan berubah menjadi alat kekuasaan.
Dan sejarah telah berkali-kali membuktikan:
orang pintar tanpa nurani jauh lebih berbahaya daripada orang bodoh.

Isi Perut: Martabat yang Sering Diabaikan
Ada satu aspek pendidikan yang jarang dibicarakan secara jujur: isi perut.
Bagaimana mungkin kita bicara tentang masa depan jika:
* lulusan terdidik hidup dalam ketidakpastian,
* ilmu tidak memberi daya hidup,
* dan sekolah terputus dari realitas sosial-ekonomi masyarakatnya?
Isi perut bukan soal materialisme.
Ia adalah soal martabat dan keberdayaan.
Pendidikan seharusnya menyiapkan manusia untuk:
* hidup layak,
* mandiri,
* dan mampu berkontribusi nyata bagi lingkungannya.
Tanpa itu, tentu pendidikan hanya akan melahirkan frustrasi kolektif.

Manusia Seutuhnya: Cerdas, Berintegritas, dan Bijak
Ketika kepala, dada, dan perut berjalan seimbang, di sanalah pendidikan melahirkan manusia seutuhnya.
* Cerdas, karena pikirannya terlatih
* Berintegritas, karena nuraninya hidup
* Bijak, karena memahami realitas dan batas-batasnya
Kebijaksanaan bukan hasil dari banyaknya gelar, melainkan dari keseimbangan antara pengetahuan, nilai, dan kehidupan nyata.

Mengembalikan Arah: Dari Sistem ke Kesadaran
Barangkali problem terbesar pendidikan kita bukan semata kurikulum atau metode,
melainkan cara kita memandang manusia itu sendiri.
Selama manusia dipandang hanya sebagai:
* sumber daya,
* angka statistik,
* atau objek kompetisi,
maka pendidikan akan terus salah arah.
Sudah saatnya pendidikan kembali pada tugas utamanya:
memanusiakan manusia.

Penutup
Tulisan ini tidak menawarkan resep instan.
Ia hanya mengajak kita berhenti sejenak dan bertanya:
Untuk apa pendidikan, jika tidak membuat manusia lebih manusiawi?
Jika pertanyaan ini mulai kita ajukan/gaungkan bersama,
maka pendidikan—perlahan tapi pasti—akan menemukan kembali jalannya.

Pekanbaru, 18 Februari 2026

Tags: isi dadaisi perutmanusia seutuhnyapendidikan dan pembangunan manusia seutuhnya
Share76Tweet47

Related Posts

Arah Pendidikan

Ketika Arah Pendidikan Terasa Bergeser

by Rokapress
Februari 11, 2026
0

Ketika Arah Pendidikan Terasa Bergeser Kegelisahan atas Realitas Pendidikan vs Cita-cita Ki Hadjar Dewantara Oleh: A. U. Chaidir Ada kegelisahan...

Puasa berulang

Puasa Berulang, Makna Hilang

by Rokapress
Februari 6, 2026
0

Puasa Berulang, Makna Hilang Catatan Kecil Menyambut Ramadhan oleh: A. U. Chaidir Sebentar lagi kita akan kembali memasuki bulan Ramadhan....

kauniyah

Budaya Membaca Bermakna (Bag. Kedua)

by Rokapress
Januari 27, 2026
0

Budaya Membaca Bermakna (Bag. Kedua) Oleh: A. U. Chaidir Membaca Ayat-Ayat Kauniyah Budaya membaca tidak semata-mata bermula dari aktivitas membaca...

ilustrasi

Budaya Membaca Bermakna (Bag. 1)

by Rokapress
Januari 20, 2026
0

Budaya Membaca Bermakna (Bag. 1) Reading is a window to knowledge and wisdom  Oleh: H. A. U. Chaidir  A. Membaca...

Membaca tanpa makna.

Membaca Tanpa Makna: Membuka Pintu tapi Tak Masuk

by Rokapress
Januari 14, 2026
0

Membaca Tanpa Makna: Membuka Pintu tapi Tak Masuk Oleh: A. U. Chaidir Membaca adalah aktivitas yang tampak sederhana. Mata menelusuri...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
manusia seutuhnya

Pendidikan dan Pembangunan Manusia Seutuhnya

Februari 19, 2026
Semarak bermadah

Semarak Bermadah 2026: Ruang Ekspresi Sastra dan Seni bagi Pelajar Se-Provinsi Riau

Februari 14, 2026
panitia

MTQ Rokania 2026 Resmi Ditutup, Rektor Universitas Rokania Apresiasi Panitia dan Peserta

Februari 11, 2026
Arah Pendidikan

Ketika Arah Pendidikan Terasa Bergeser

Februari 11, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Hasrijal Hasrijal Farmaduansa Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musala Ar-Rahman Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin twibbon rokania UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.