PADANG (23/02/2026) — Upaya memperkuat tata kelola proyek infrastruktur nasional mendapat dukungan dari kalangan akademisi dan praktisi melalui penerbitan buku Manajemen Konstruksi. Buku ini resmi terbit pada Januari 2026 dan diharapkan menjadi rujukan strategis bagi mahasiswa, dosen, kontraktor, konsultan, hingga para pemangku kebijakan di sektor jasa konstruksi.
Buku tersebut diterbitkan oleh AKIOPEDIA PRESS dan merupakan karya kolaboratif delapan penulis, yakni Ajeng Dewi Rani, Arsyad Yunus, Nurkhasanah Rina Puspita, Khairul Fahmi, Soraya Muthma Innah Nasution, Alfa Syahputra (Dosen Universitas Rokania, Rokan Hulu, Riau), La One, dan Armanda Prima.
Dalam buku ini dibahas secara komprehensif ruang lingkup manajemen konstruksi, siklus hidup proyek, pembentukan organisasi proyek, hingga teknik perencanaan dan pengendalian proyek. Materi juga mengulas berbagai pendekatan teknis, seperti Work Breakdown Structure (WBS), Critical Path Method (CPM), kurva-S, serta penguatan manajemen mutu (Quality Control) dan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Salah satu penulis, Alfa Syahputra, S.M., M.M., dosen Universitas Rokania, menegaskan bahwa perencanaan proyek yang matang merupakan kunci keberhasilan pembangunan. “Proyek konstruksi bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga memastikan aspek perencanaan, pengendalian mutu, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi berjalan secara terpadu dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dalam konteks pembangunan nasional yang terus berkembang, sektor jasa konstruksi membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami prinsip manajerial serta tata kelola proyek yang profesional.
Buku Manajemen Konstruksi disusun dengan pendekatan akademik sekaligus praktis sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar di perguruan tinggi maupun sebagai referensi bagi para praktisi di lapangan. Kehadiran buku ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas proyek konstruksi di Indonesia, baik dari aspek ketepatan waktu, efisiensi biaya, mutu pekerjaan, maupun keselamatan kerja.
Dengan semakin kompleksnya proyek infrastruktur nasional, publikasi ini dinilai relevan untuk menjawab kebutuhan akan literatur konstruksi yang kontekstual, aplikatif, serta selaras dengan regulasi dan standar yang berlaku di Indonesia.



















