• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Hukrim

Penolakan Kolektif Petani dan Koperasi terhadap Klaim Lahan di Kepenuhan: Perspektif Legalitas dan Potensi Konflik Agraria

Rokapress by Rokapress
April 25, 2026
in Hukrim
0
Penolakan klaim lahan

Masyarakat menolak klaim lahan (foto: alfa)

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Rokan Hulu, Jumat (24/4/2026) – Sekitar 300 orang yang terdiri atas petani dan anggota koperasi di Kecamatan Kepenuhan melakukan aksi penolakan terhadap klaim lahan yang diduga dilakukan secara sepihak oleh pihak yang mengatasnamakan pemegang KSO PT Kalingga 77. Aksi ini berlangsung di area perkebunan yang selama ini dikelola masyarakat dan dipicu oleh informasi terkait rencana penguasaan lahan oleh pihak tersebut.

Menurut keterangan warga, informasi awal diperoleh melalui aparat intelijen setelah sebelumnya masyarakat menyampaikan kekhawatiran kepada pihak berwenang. Dalam rangka mengantisipasi eskalasi konflik, Polres Rokan Hulu menurunkan sekitar 70 personel untuk menjaga stabilitas keamanan di lokasi.

Related articles

Temu tokoh

Temu Ramah Tokoh Rokan Hulu Bahas Strategi Penanggulangan Penyakit Masyarakat

November 15, 2025

Dinamika Penolakan dan Klaim Lahan

Massa yang hadir sejak pagi hari menyatakan penolakan tegas terhadap klaim yang menyebutkan bahwa lahan tersebut merupakan bagian dari eks PT Agro Mitra Rokan Hulu (AMR). Dalam perspektif masyarakat, klaim tersebut dinilai tidak memiliki dasar yang kuat, baik secara historis maupun yuridis.

Salah satu perwakilan masyarakat, Rian S, menegaskan bahwa lahan yang dikelola merupakan milik masyarakat yang telah diusahakan secara turun-temurun. Ia menyatakan bahwa lahan tersebut bukan merupakan aset eks perusahaan maupun lahan sitaan negara, serta tidak pernah diserahkan kepada pihak mana pun, termasuk kepada satuan tugas pemerintah.

Eskalasi Ketegangan dan Pengendalian Situasi

Situasi sempat mereda saat pelaksanaan ibadah Salat Jumat, namun kembali mengalami peningkatan tensi pada sekitar pukul 15.00 WIB ketika pihak yang mengatasnamakan pemegang KSO PT Kalingga 77 tiba di lokasi dengan membawa penanda klaim lahan. Kehadiran tersebut memicu reaksi spontan masyarakat yang menilai tindakan tersebut mengabaikan hak-hak penguasaan lahan oleh warga.

Melalui intervensi aparat keamanan, potensi konflik terbuka dapat dihindari. Pihak kepolisian berhasil mengendalikan situasi dan meminta pihak pengklaim untuk meninggalkan area, sehingga kondisi kembali kondusif.

Apresiasi terhadap Aparat dan Evaluasi Legalitas

Masyarakat menyampaikan apresiasi terhadap langkah preventif yang dilakukan aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban dan mencegah terjadinya benturan fisik. Di sisi lain, warga juga menyoroti aspek legalitas klaim yang diajukan, terutama terkait status lahan yang tidak termasuk dalam kategori lahan sitaan negara maupun objek penertiban oleh satuan tugas pemerintah.

Dalam kerangka yang lebih luas, masyarakat menilai bahwa fungsi satuan tugas pemerintah seharusnya difokuskan pada penertiban kawasan hutan lindung, konservasi, serta area produksi yang melibatkan korporasi besar, bukan pada lahan yang dikelola oleh masyarakat kecil.

Implikasi Sosial dan Desakan Kebijakan

Peristiwa ini mencerminkan potensi konflik agraria yang masih menjadi isu krusial di daerah. Oleh karena itu, masyarakat mendesak pemerintah dan pihak terkait, termasuk Agrinas, untuk melakukan evaluasi terhadap kontrak kerja sama dengan pihak pemegang KSO PT Kalingga 77.

Mereka menilai bahwa jika tidak ditangani secara tepat, situasi ini berpotensi menimbulkan konflik sosial yang lebih luas. Evaluasi bahkan diharapkan dapat berujung pada penghentian kerja sama apabila ditemukan ketidaksesuaian prosedur atau indikasi ketidakprofesionalan.

Kondisi Terkini

Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi telah kembali kondusif. Masyarakat menyatakan komitmen untuk mempertahankan hak atas lahan yang telah mereka kelola secara berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan dari Polres Rokan Hulu, termasuk pejabat intelijen dan operasional, Babinsa, serta para pemilik lahan setempat, yang secara bersama-sama berperan dalam menjaga stabilitas wilayah. (alfa)

Tags: Eskalasi KeteganganKlaim LahanKSO PT Kalingga 77
Share76Tweet47

Related Posts

Temu tokoh

Temu Ramah Tokoh Rokan Hulu Bahas Strategi Penanggulangan Penyakit Masyarakat

by Rokapress
November 15, 2025
0

Rokan Hulu, 15 November 2025 – Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Rokan Hulu menyelenggarakan acara “Temu Ramah Silaturahim...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
Penolakan klaim lahan

Penolakan Kolektif Petani dan Koperasi terhadap Klaim Lahan di Kepenuhan: Perspektif Legalitas dan Potensi Konflik Agraria

April 25, 2026
pentil ban

Pentil Ban yang Terlupakan

April 25, 2026
reuni akbar

Reuni Akbar II Alumni Suka Group 2026: Menjalin Kenangan, Menguatkan Kebersamaan

April 22, 2026
Danang Saputra

Dari Teori ke Aksi: Inovasi Hijauan Pakan melalui Praktik Lapangan Mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Rokania

April 20, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Hasrijal Hasrijal Farmaduansa Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musala Ar-Rahman Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin twibbon rokania UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.