• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

LITERASI: Senjata Penyelamat dari Banjir Informasi

Rokapress by Rokapress
Juli 6, 2026
in Literasi, Opini
0
literasi au chaidir

sketsa/ilustrasi mendekati isi tulisan (chatgpt)

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LITERASI:
Senjata Penyelamat dari Banjir Informasi

Sobat,
Kini kita di era Kautsar informasi. Dulu kita yang cari informasi. Sekarang informasi yang mengejar-ngejar kita 24 jam, tanpa filter, tanpa saringan. Arus infornasi saat ini mengguyur kita bagaikan hujan lebat.
Tak dapat dicegah apalagi dihambat. Hujan banyak membawa manfaat, tetapi juga mengandung mudarat. Hujan itu netral, tergantung kepada orang menerima dan menyikapi. Oleh karena hujan membasahi, maka kita perlu payung guna mengantisipasi. Payung memang tidak akan mampu menghentikan hujan, akan tapi payung dapat melindungi badan dari basahnya hujan

Related articles

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

Juni 18, 2026
Pegadaian

Perkuat Literasi Keuangan Digital, Pegadaian Sosialisasikan Aplikasi Tring kepada Civitas Akademika Universitas Rokania

Juni 17, 2026

Sobat,
Supaya tidak ditenggelamkan oleh arus infornasi, kita butuh 1 skill: Literasi. Yaitu kemampuan membaca + memahami + memakai + mengolah info dengan timbangan wahyu & akal, biar hidup lebih baik.

Biar tidak abstrak, kita pakai analogi gitar:

1. Literasi dasar = Bisa baca not & metik senar. Ini “bisa baca tulis”. Tidak bisa ini, tidak bisa lanjut.

2. Literasi digital = Paham mana tab gitar beneran, mana yang ngaco di YouTube. Yakni, kemampuan menyaring info di HP — agar tak ketipu hoax.

3. Literasi finansial = Paham harga senar, membedakan kebutuhan vs keinginan. Tahu uang itu alat & rezeki dari Allah — bukan tujuan.

4. Literasi agama = Bisa baca Quran, paham makna dasarnya dari tafsir muktabar, terus mengamalkan. Bukan cuma baca Arabnya saja. Ini kompas langit.

5. Literasi emosional = Bisa “baca” diri sendiri. Lagi marah, iri, lapar validasi. Tahu, terus dikelola, adem, tidak ngamuk.

Intinya: Orang literat itu orang yang tidak gampang dibodohi. Dia baca → dia paham → dia nanya “bener nggak ini sesuai wahyu & fakta?” → dia pakai buat mutusin jalan.

Singkatnya:
Buta huruf = nggak bisa baca tulisan
Buta literasi = bisa baca tulisan, tapi gampang diombang-ambing, gampang ketipu

7 Langkah Mengasah Literasi:

1. Niat: Niatnya “ingin mengerti”, bukan “biar dianggap pintar”.

2. Latih Otot Bertanya: Setiap baca, tanya 3x: Apa maksudnya? Apa yang nggak dia bilang? Kalau benar, apa dampaknya ke hidupku?

3. Dengar/Tulis/Ucapkan: Ilmu nggak nempel kalau cuma di mata. Baca → tulis ulang pakai bahasa sendiri → ajarin orang.

4. Kuras Makanan Otak: Komposisi piring harian: 40% Quran+Sirah+Kitab. 30% Buku bagus. 20% Artikel kredibel. 10% Sosmed. Komposisi kebalik = otak lemot.

5. Jeda 7 Detik Sebelum Share: Tanya: Benar? Penting? Bermanfaat? 7 detik itu nyelametin dari dosa nyebar hoax.

6. Cari Guru & Lingkaran Baca: Literasi nggak bisa sendirian. Cari 1-2 teman yang suka diskusi, bukan debat.

7. Menulis untuk Memahami: Tulis aja dulu pakai bahasa sendiri. Bukan biar pintar, tapi biar ngerti. Bisa karena biasa.

Sobat,
Bahasa tongkrongannya, literasi = dibaca dulu + dipahami dulu + disimpulkan dulu + baru diwujudkan dalam bentuk tindakan

Sajalan jo pituah urang tuo-tuo kito:
Mangango dulu ka mangecek
Paliharo lidah jan taloncek
Usah dipakai ilimu koncek
Bilo takana, lansuang malompek

Sangat relevan dengan petuah para tetua kita. Kalau merespon atau menanggapi sesuatu, jangan digunakan “sifat koncek alias kodok”. Kodok itu “responsif”, sedikit kaget atau mau berpindah, langsung melompat tanpa pikir, tanpa memperhatikan kondisi sekitar atau bahaya yang menghadang.
Jadilah responden bijak.

Urang arif, urang bijaksano
Kurang bijak badan binaso
Urang lain bisa ta-aniayo
Sasa kemudian indak baguno

Orang yang arif selalu menghadirkan kebijaksanaan dan kebaikan untuk bersama.
Keputusan yang kurang bijak dapat menimbulkan kekecewaan dan dampak buruk terhadap orang lain.

Satu kalimat penutup: “Literasi membimbing kita kepada kebijaksanaan”
Allahu a’lam bish-shawab.

Pekanbaru, 29 Juni 2026
A. U. Chaidir

Tags: analogi gitarlangakah mengasah literasiliterasi
Share76Tweet47

Related Posts

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 18, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses Bagian 3: Sukses Versi Langit Sobat, Bagian pertama, kita sudah menyasar 8 pendekatan untuk membongkar makna sukses...

Pegadaian

Perkuat Literasi Keuangan Digital, Pegadaian Sosialisasikan Aplikasi Tring kepada Civitas Akademika Universitas Rokania

by Rokapress
Juni 17, 2026
0

Pasir Pengaraian, 17 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan digital di lingkungan perguruan tinggi, PT Pegadaian menggelar sosialisasi...

Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

by Rokapress
Juni 17, 2026
0

Refleksi Akhir Tahun 1447 H: Menyambut 1 Muharram 1448 H Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sobat... Bersempena Tahun Baru 1448 H, mari...

Arya Maulana

Sinergi Mahasiswa Universitas Rokania Bersama Yayasan Gerakan Peduli Anak Yatim (GPAY), Yayasan Amanah Muslim Indonesia, dan Polsek Kunto Darussalam untuk Mewujudkan 1 Juta Penghafal Al-Qur’an.

by Rokapress
Juni 17, 2026
0

Rokan Hulu (17/06/2026) - Mahasiswa Universitas Rokania kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan syiar Islam melalui kolaborasi bersama Yayasan Gerakan Peduli...

jebakan

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 12, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses, Bagian 2: Kenapa Orang Selalu Mengukur Sukses Itu Hanya dengan Materi? Oleh: A. U. Chaidir Sobat, Di Bagian...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
literasi au chaidir

LITERASI: Senjata Penyelamat dari Banjir Informasi

Juli 6, 2026
Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

Juni 18, 2026
Pegadaian

Perkuat Literasi Keuangan Digital, Pegadaian Sosialisasikan Aplikasi Tring kepada Civitas Akademika Universitas Rokania

Juni 17, 2026
Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

Juni 17, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Buka Bersama Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Family Gathering Hasrijal Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC Selanca SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin Ujungbatu UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.