• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

Dampak Negatif Penggunaan Gadget Terhadap Anak Usia Dini

Rokapress by Rokapress
Mei 5, 2026
in Opini
0
Imam

Sumber:https://www.tangerangkota.go.id/assets/storage/files/photos/46553puspaga-kota-tangerang-berikan-tips-pola-asuh-anak-agar-tidak-kecanduan-gadget-46553.jpg

198
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dampak Negatif Penggunaan Gadget Terhadap Anak Usia Dini

Oleh: Imam Syafii 

Related articles

pintu

Pintu Darurat yang Sering Menjadi Jerat

Mei 16, 2026
Betapa Pentingnya Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum Lainnya Sebagai Bekal untuk Anak di Masa Depan yang Akan Datang

Betapa Pentingnya Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum Lainnya Sebagai Bekal untuk Anak di Masa Depan yang Akan Datang

Mei 11, 2026

Penggunaan gadget pada anak usia dini memang memiliki sisi positif jika digunakan secara bijak, seperti sebagai media pembelajaran interaktif. Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa pengawasan dapat membawa dampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Pada masa usia dini, anak berada dalam tahap kritis pembentukan karakter, kemampuan sosial, dan perkembangan fisik. Ketergantungan terhadap gadget dapat menghambat kemampuan komunikasi, mengganggu kesehatan, serta memengaruhi perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami dampak negatif dari penggunaan gadget agar dapat melakukan pengawasan yang tepat. Berikut 7 Dampak Negatif Penggunaan Gadget terhadap Anak Usia Dini

  1. Menurunnya Kemampuan Sosial

Anak yang terlalu sering menggunakan gadget cenderung lebih suka menyendiri dan asyik dengan dunia digitalnya. Hal ini menyebabkan anak jarang berinteraksi dengan teman sebaya maupun orang dewasa di sekitarnya. Akibatnya, kemampuan anak dalam berkomunikasi, bekerja sama, dan memahami emosi orang lain menjadi berkurang. Dalam jangka panjang, anak bisa mengalami kesulitan beradaptasi di lingkungan sosial seperti di sekolah.

  1. Gangguan Perkembangan Bahasa

Ketika anak lebih banyak mendengarkan suara dari gadget dibanding berkomunikasi secara langsung, kemampuan berbicaranya akan terhambat. Anak mungkin lebih sering menirukan suara dari video atau game tanpa memahami maknanya. Kurangnya interaksi verbal dengan orang tua dan teman sebaya membuat kosa kata anak terbatas dan kemampuan berbahasanya berkembang lebih lambat.

  1. Penurunan Konsentrasi dan Daya Fokus

Konten di gadget, seperti video atau permainan digital, sering kali berubah dengan cepat dan memberikan stimulasi berlebihan pada otak anak. Akibatnya, anak menjadi terbiasa dengan hal-hal instan dan sulit berkonsentrasi pada kegiatan yang memerlukan fokus jangka panjang, seperti belajar membaca, menggambar, atau mendengarkan cerita. Hal ini dapat memengaruhi prestasi belajar dan kemampuan berpikir kritis di kemudian hari.

  1. Masalah Kesehatan Mata (Digital Eye Strain)

Menatap layar dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan pada mata, mata kering, pandangan kabur, hingga risiko gangguan penglihatan dini. Anak-anak belum memiliki kesadaran untuk mengatur jarak pandang dan waktu istirahat mata, sehingga mereka lebih rentan terhadap efek negatif paparan cahaya biru dari layar gadget.

  1. Kecanduan Gadget

Salah satu dampak paling serius adalah munculnya perilaku kecanduan. Anak yang sudah terbiasa bermain gadget akan sulit lepas dan merasa gelisah jika tidak memegangnya. Mereka cenderung mengabaikan aktivitas lain seperti belajar, bermain di luar rumah, atau berinteraksi dengan keluarga. Kecanduan ini dapat mengganggu keseimbangan kehidupan anak, menurunkan motivasi belajar, dan bahkan memengaruhi perkembangan emosionalnya. Dalam jangka panjang, hal ini bisa membentuk kebiasaan buruk yang sulit diubah saat anak tumbuh dewasa.

  1. Gangguan Emosi dan Perilaku

Anak yang terbiasa dengan hiburan dari gadget sering kali menjadi mudah marah, gelisah, atau tantrum ketika gadgetnya diambil. Hal ini menunjukkan tanda-tanda ketergantungan digital. Selain itu, paparan konten yang tidak sesuai usia dapat memengaruhi perilaku anak, misalnya meniru adegan kekerasan atau berbicara kasar dari video yang ditontonnya.

  1. Menurunnya Kualitas Tidur

Cahaya biru dari layar gadget dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur. Jika anak menggunakan gadget menjelang waktu tidur, mereka akan kesulitan untuk terlelap dan mengalami gangguan tidur. Kurangnya tidur dapat berdampak pada suasana hati, daya ingat, serta perkembangan otak anak secara keseluruhan.

Untuk mencegah dampak negatif tersebut, orang tua perlu mengatur penggunaan gadget pada anak. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membatasi waktu penggunaan gadget setiap hari. Anak juga sebaiknya tidak menggunakan gadget menjelang waktu tidur.

Selain itu, orang tua perlu memperhatikan dan memilihkan konten yang sesuai dengan usia anak. Anak juga perlu diajak melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat, seperti bermain di luar rumah, membaca buku, menggambar, atau melakukan aktivitas fisik. yang tidak kalah penting adalah membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Dengan sering berinteraksi dan bermain bersama, anak akan merasa lebih diperhatikan sehingga tidak terlalu bergantung pada gadget sebagai hiburan.

(Penulis: Mahasiswa Universitas Rokania. Dosen pengampu: Dr. Rita Arianti, S.Pd., M.Pd)

Tags: anak usia dinigadgetgawai
Share79Tweet50

Related Posts

pintu

Pintu Darurat yang Sering Menjadi Jerat

by Rokapress
Mei 16, 2026
0

Pintu Darurat yang Sering Menjadi Jerat Catatan untuk Kita yang Pernah Terdesak Sobat, Berhutang adalah pintu darurat untuk keluar dari...

Betapa Pentingnya Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum Lainnya Sebagai Bekal untuk Anak di Masa Depan yang Akan Datang

Betapa Pentingnya Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum Lainnya Sebagai Bekal untuk Anak di Masa Depan yang Akan Datang

by Rokapress
Mei 11, 2026
0

Betapa Pentingnya Pendidikan Agama dan Pendidikan Umum Lainnya Sebagai Bekal untuk Anak di Masa Depan yang Akan Datang Oleh: Meri...

Manfaat Mengkonsumsi Buah-buahan Bagi Kesehatan

Manfaat Mengkonsumsi Buah-buahan Bagi Kesehatan

by Rokapress
Mei 10, 2026
0

Manfaat Mengkonsumsi Buah-buahan Bagi Kesehatan Oleh: Rizky Maharani Putry Buah-buahan merupakan salah satu makanan sehat yang sangat penting untuk dikonsumsi...

Sumber : https://share.google/v9f0hAUuFEHOwNH4K

Pengaruh Program MBG Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki lima di Kantin Sekolah

by Rokapress
Mei 10, 2026
0

Pengaruh Program MBG Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki lima di Kantin Sekolah Oleh: Reta Wulan Dari  Dalam waktu-waktu terakhir, program Makan...

Isu Penghapusan Prodi Guru Viral: Apa Kata Pemerintah dan Akademisi?

Isu Penghapusan Prodi Guru Viral: Apa Kata Pemerintah dan Akademisi?

by Rokapress
Mei 9, 2026
0

Isu Penghapusan Prodi Guru Viral: Apa Kata Pemerintah dan Akademisi? Oleh : Salma Juniati  Belakangan ini, jagat media sosial diramaikan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
ps

Pelatihan Public Speaking Universitas Rokania Perkuat Kepercayaan Diri dan Kompetensi Mahasiswa

Mei 17, 2026
bazar

Pameran dan Bazar Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Rokania 2026 Sukses Dilaksanakan

Mei 17, 2026
para pemuncak

Wisuda III D3 Kebidanan Universitas Rokania Berlangsung Khidmat, LLDIKTI XVII Apresiasi Perkembangan Kampus

Mei 17, 2026
pintu

Pintu Darurat yang Sering Menjadi Jerat

Mei 16, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Buka Bersama Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Family Gathering Hasrijal Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC Selanca SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin Ujungbatu UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.