• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

Qana’ah: Warisan Tua yang Ditinggalkan 

Rokapress by Rokapress
Mei 31, 2026
in Opini
0
Qana'ah

Ilustrasi sesuai makna tulisan (chatgpt)

191
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Qana’ah: Warisan Tua yang Ditinggalkan 

Oleh: A. U. Chaidir

Related articles

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

Juni 18, 2026
Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

Juni 17, 2026

Kita hidup di zaman yang terus berbisik, “kurang, kurang, masih kurang.”
Iklan bilang kebahagiaan ada di barang baru. Media sosial bilang gengsi ada di gaya hidup orang lain. Lama-lama hati jadi lelah mengejar sesuatu yang geraknya selalu satu langkah di depan kita.

Penulis tidak hendak menyalahkan siapa pun—karena penulis sendiri pernah ada di sana. Mengejar, mengumpulkan, membandingkan. Capek, tapi nggak berhenti.

Tapi mungkin sudah waktunya kita berhenti sejenak dan bertanya: kalau semua ini bukan jalan satu-satunya, adakah cara hidup yang bikin hati lebih tenang?

Bagi penulis, jawabannya ada pada satu kata tua yang sering terlupa: qana’ah.
Bukan ajakan untuk miskin, bukan pula larangan untuk berusaha. Ini ajakan untuk kembali merasa cukup, supaya kita bisa hidup tanpa diperbudak keinginan yang tak pernah selesai.

Perburuan yang Melelahkan

Berburu itu tidak salah.
Berburu konkret adalah usaha serius untuk mendapatkan yang halal demi keberlangsungan hidup dan kebahagiaan keluarga. Itu ibadah.

Tapi ada pula berburu semu.
Berburu mangsa yang tidak pernah menghadirkan kepuasan, ketenangan, dan kedamaian. Inilah perburuan materialis, hedonis, dan konsumeris.

1. Materialisme
Pandangan hidup yang menilai “nilai manusia” dari kepemilikan: benda, uang, status.
Ciri nalarnya: “Saya punya, maka saya berharga.”
Tujuannya: Mengumpulkan dan mengakumulasi.
Resikonya: Hidup kaku, kerja keras tapi batin kosong. Kalau tidak punya, rasanya gagal. Tolok ukur sukses jadi sempit: benda, uang, jabatan.

2. Hedonisme
Paham yang menjadikan kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama hidup.
Ciri nalarnya: “Yang penting enak, nyaman, senang sekarang.”
Tujuannya: Memaksimalkan kenikmatan pribadi.
Resikonya: Mudah bosan, kehilangan makna, sulit berkorban untuk jangka panjang. Bahagia jadi musiman.

3. Konsumerisme
Menjadikan konsumsi sebagai gaya hidup dan sumber makna.
Ciri nalarnya: “Saya beli, maka saya ada.”
Tujuannya: Mendapat validasi lewat barang dan pengalaman.
Resikonya: FOMO, identitas meminjam dari merek. Tidak punya barang baru merasa ketinggalan. Dompet tipis, utang menggunung.

Kalau disimpulkan, akibat buruk dari pola hidup di atas adalah bertambahnya beban: sumpek, sesak dada, cemas, capek mental yang tak pernah selesai. Padahal yang kita cari cuma satu: hidup yang nyaman, tenang, dan damai.

Tiga Tabung Pelindung

Penjajahan pikiran ini tidak bisa dihentikan dari luar. Yang bisa kita lakukan hanya memasang pelindung dari dalam. Ada tiga gagasan:

1. Minimalis
Mengurangi barang dan aktivitas yang tidak esensial, agar fokus ke yang penting.
Kelebihannya: Rumah lebih lega, waktu lebih lapang, pikiran lebih jernih.
Batasnya: Kalau niatnya hanya “biar estetik”, hati masih mengejar validasi. Ganti tren, ganti gaya lagi.

2. Enough is Enough
Menetapkan titik “cukup”. Gaji segini cukup. HP tiga tahun cukup. Liburan setahun sekali cukup.
Kelebihannya: Ada batas yang melindungi dari serakah.
Batasnya: Ini keputusan kepala. Kalau hati belum tenang, bisikan “kurang, kurang” tetap terdengar.

3. Qana’ah
Qanaah ialah sikap hidup yang bisa menerima realita, dengan tetap memohon yang patut, serta berusaha dengan cerdas. Qanaah tidak menyuruh miskin, dan tidak pula mengharamkan kaya. Qanaah itu pasrah yang aktf, bukan menyerah total.
Kelebihannya: Menyentuh luar dan dalam. Badan tetap ikhtiar, hati tetap ridho. “Aku berusaha, Allah yang menentukan cukupnya.”
Racikan herbalnya: Tiga bahan pusaka—Ridho, Syukur, Tawakal. Diminum tiap habis subuh.

Minimalis merapikan rumah. Enough is enough mengunci pintu. Qana’ah yang menyalakan lampu di dalam hati.

Pulang ke Rumah yang Sebenarnya

Iklan akan terus berbisik “kurang”. Media sosial akan terus menggulir. Itu memang kerja mereka.

Kerja kita cuma satu: pulang. Pulang dari perburuan tanpa ujung. Pulang ke qana’ah.

Qana’ah bukan garis finish. Dia kompas. Selama kompasnya dipegang, mau kita jalan ke kiri mengejar karier, ke kanan merintis usaha, lurus mengurus keluarga… hati tetap tenang.

Karena orang qana’ah itu kaya. Bukan karena dompetnya tebal. Tapi karena keinginannya pendek.

Dan keinginan yang pendek, doanya jadi panjang:

_“Ya Allah, cukupkan aku dengan rezeki yang Engkau halalkan, dan jauh dari yang Engkau haramkan.
Itulah pusaka tua yang ditinggalkan.
Murah, tapi menyelamatkan.

Pekanbaru, 30 Mei 2026

Tags: hedonismekonsumerismeqana'ahtiga tabung pelindungwarisan tua
Share76Tweet48

Related Posts

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 18, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses Bagian 3: Sukses Versi Langit Sobat, Bagian pertama, kita sudah menyasar 8 pendekatan untuk membongkar makna sukses...

Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

by Rokapress
Juni 17, 2026
0

Refleksi Akhir Tahun 1447 H: Menyambut 1 Muharram 1448 H Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sobat... Bersempena Tahun Baru 1448 H, mari...

jebakan

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 12, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses, Bagian 2: Kenapa Orang Selalu Mengukur Sukses Itu Hanya dengan Materi? Oleh: A. U. Chaidir Sobat, Di Bagian...

chaidir sukses

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 5, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses Bagian 1: Meluruskan Arti Sukses Sebelum Kita Melangkah Oleh: A. U. Chaidir Sobat, Sukses adalah kata yang...

chaidir

Dari Merdeka ke Konsumtif: Ketika Penjajahan Pindah ke Pikiran

by Rokapress
Mei 23, 2026
0

Dari Merdeka ke Konsumtif: Ketika Penjajahan Pindah ke Pikiran Membongkar Akar Materialisme, Hedonisme, dan Konsumerisme di Zaman Kita oleh: A....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

Juni 18, 2026
Pegadaian

Perkuat Literasi Keuangan Digital, Pegadaian Sosialisasikan Aplikasi Tring kepada Civitas Akademika Universitas Rokania

Juni 17, 2026
Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

Juni 17, 2026
Arya Maulana

Sinergi Mahasiswa Universitas Rokania Bersama Yayasan Gerakan Peduli Anak Yatim (GPAY), Yayasan Amanah Muslim Indonesia, dan Polsek Kunto Darussalam untuk Mewujudkan 1 Juta Penghafal Al-Qur’an.

Juni 17, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Buka Bersama Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Family Gathering Hasrijal Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC Selanca SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin Ujungbatu UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.