Pasir Pengaraian (08/05/2026) – Kebakaran besar terjadi di area Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Rokan Hulu yang terletak di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah. Insiden ini menghanguskan empat unit kantin sekolah dan menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk setempat. Kebakaran itu terjadi sebelum adzan subuh pada hari minggu, 5 April 2026.
Berdasarkan data yang terkumpul, Ali Marwan adalah salah satu saksi yang pertama kali menyadari kebakaran setelah melihat asap tebal yang tinggi berasal dari lokasi kantin. Diduga, sumber api berasal dari salah satu kantin yang tidak sedang beroperasi pada saat itu. Kebakaran itu di picu arus pendek listrik yang mengakibatkan kebakaran meluas dalam waktu singkat. Api dengan cepat membesar dan menyebar ke tiga kantin lainnya akibat bahan bangunan yang mudah terbakar.
Menurut saksi yaitu Ali Marwan nyala api terlihat cukup besar sebelum akhirnya dilaporkan kepada petugas berwenang. Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api agar tidak menyebar ke bangunan utama sekolah. Berkat tindakan cepat mereka, api dapat dikendalikan sebelum merusak ruang kelas.
Selain membakar kantin, kebakaran juga menimbulkan kerusakan pada bagian lain, seperti kusen jendela dan berbagai fasilitas di sekitar lokasi kejadian. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pihak sekolah bersama dengan pihak berwenang masih menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran dan menghitung total kerugian yang terjadi. Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama di lingkungan sekolah.
Kepala MTsN 3 Rokan Hulu mengungkapkan bahwa insiden ini menjadi dampak negatif bagi sekolah, khususnya bagi para penjual yang bergantung pada pendapatan dari kantin. Ia juga menyatakan rasa terima kasih karena tidak ada nyawa yang hilang dalam kejadian ini, mengingat kebakaran terjadi sebelum semua aktivitas sekolah dimulai sepenuhnya.
Penulis: Febri Yani




















