• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

Pandangan Gen Z Terhadap Isu Pernikahan Dini / Pernikahan Dibawah Umur

Rokapress by Rokapress
Mei 6, 2026
in Opini
0
salsabila

ilustrasi

198
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandangan Gen Z Terhadap Isu Pernikahan Dini / Pernikahan Dibawah Umur

Oleh : Salsabila May Denli

Related articles

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

Juni 18, 2026
Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

Juni 17, 2026

Pernikahan di bawah umur (perkawinan anak/dini) adalah ikatan perkawinan resmi atau tidak resmi yang dilakukan oleh pasangan atau salah satunya yang berusia di bawah 19 tahun, tidak sesuai dengan UU No. 16 Tahun 2019. Praktik ini sering didorong oleh faktor ekonomi, pendidikan rendah, atau hamil di luar nikah.

Jika generasi sebelumnya mungkin melihat pernikahan dini sebagai cara untuk menghindari fitnah atau bentuk pengabdian, Gen Z cenderung melihatnya dengan kacamata yang lebih kritis. Mereka secara aktif melawan romantisasi pernikahan di usia remaja yang sering muncul di konten media sosial.

Bagi Gen Z, pernikahan bukan sekadar “hidup bahagia selamanya,” melainkan sebuah tanggung jawab hukum, finansial, dan emosional yang sangat berat dan banyak faktor faktor negatifnya.

  1. Prioritas pada Kesiapan Mental dan Finansial

Gen Z adalah generasi yang sangat peduli pada isu kesehatan mental atau mental health, Mereka sadar bahwa:

  • Kematangan emosional remaja di bawah umur di anggap belum memiliki Regulasi emosi yang Stabil untuk menghadapi konflik rumah tangga di tengah maraknya isu mental health Dan baby blues di zaman sekarang.
  • Kemandirian finansial di tengah kondisi ekonomi yang menentang pada saat ini,para Gen z lebih memilih Untuk matang secara finansial Sebelum membangun sebuah hubungan pernikahan.
  1. Pendidikan dan Karier adalah Harga Mati

Bagi mayoritas Gen Z, pendidikan tinggi dan pencapaian karier adalah jalan untuk mendapatkan kebebasan dan keamanan hidup. Pernikahan dini dipandang sebagai penghambat potensi diri. Mereka khawatir bahwa menikah di bawah umur akan memutus akses pendidikan, terutama bagi perempuan, yang pada akhirnya dapat menjebak mereka dalam siklus kemiskinan dan hal itu bisa dilihat di desa maupun kota kota besar.

  1. Kesadaran akan Dampak Kesehatan

Gen Z cukup teredukasi mengenai risiko biologis dari pernikahan di bawah umur. Mereka memahami bahaya medis seperti:

  • Risiko komplikasi kehamilan dan persalinan pada panggul yang belum matang memiliki resiko sanggat tinggi sehingga bisa menyebabkan kematian bagi Ibu hamil maupun calon bayi.
  • Risiko stunting pada anak yang dilahirkan dari ibu yang masih berusia remaja dan sering di jumpai.
  1. Dukungan terhadap Kebijakan Pemerintah

Banyak dari kalangan Gen Z yang mendukung penuh revisi Undang-Undang Perkawinan (seperti kenaikan batas usia minimal menjadi 19 tahun di Indonesia). Mereka memandang aturan ini bukan sebagai pembatasan hak, melainkan sebagai perlindungan hukum terhadap hak-hak anak dan remaja di Indonesia.

 Penutup

Secara garis besar, Gen Z memandang pernikahan dini sebagai langkah yang berisiko tinggi dan kontraproduktif terhadap kualitas hidup di masa depan. Mereka lebih memilih untuk melakukan “pernikahan yang matang” secara mental dan finansial daripada “pernikahan yang lebih cepat.” Bagi mereka, cinta memang penting, tetapi logika, kesiapan mental, dan saldo rekening jauh lebih menentukan keberlanjutan sebuah hubungan.

salsa
Salsabila, mahasiswa PBSI Rokania.
Tags: Dampak KesehatanGen ZPernikahan Dini
Share79Tweet50

Related Posts

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 18, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses Bagian 3: Sukses Versi Langit Sobat, Bagian pertama, kita sudah menyasar 8 pendekatan untuk membongkar makna sukses...

Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

by Rokapress
Juni 17, 2026
0

Refleksi Akhir Tahun 1447 H: Menyambut 1 Muharram 1448 H Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sobat... Bersempena Tahun Baru 1448 H, mari...

jebakan

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 12, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses, Bagian 2: Kenapa Orang Selalu Mengukur Sukses Itu Hanya dengan Materi? Oleh: A. U. Chaidir Sobat, Di Bagian...

chaidir sukses

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 5, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses Bagian 1: Meluruskan Arti Sukses Sebelum Kita Melangkah Oleh: A. U. Chaidir Sobat, Sukses adalah kata yang...

Qana'ah

Qana’ah: Warisan Tua yang Ditinggalkan 

by Rokapress
Mei 31, 2026
0

Qana’ah: Warisan Tua yang Ditinggalkan  Oleh: A. U. Chaidir Kita hidup di zaman yang terus berbisik, “kurang, kurang, masih kurang.”...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

Juni 18, 2026
Pegadaian

Perkuat Literasi Keuangan Digital, Pegadaian Sosialisasikan Aplikasi Tring kepada Civitas Akademika Universitas Rokania

Juni 17, 2026
Refleksi

Refleksi Akhir Tahun 1447 H

Juni 17, 2026
Arya Maulana

Sinergi Mahasiswa Universitas Rokania Bersama Yayasan Gerakan Peduli Anak Yatim (GPAY), Yayasan Amanah Muslim Indonesia, dan Polsek Kunto Darussalam untuk Mewujudkan 1 Juta Penghafal Al-Qur’an.

Juni 17, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Buka Bersama Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Family Gathering Hasrijal Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC Selanca SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin Ujungbatu UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.