• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

Pendidikan dan Pembangunan Manusia Seutuhnya

Mengembalikan Arah dari Kepala, ke Dada, hingga Perut

Rokapress by Rokapress
Februari 19, 2026
in Opini
0
manusia seutuhnya

ilustrasi (chatgpt)

192
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pendidikan dan Pembangunan Manusia Seutuhnya
Mengembalikan Arah dari Kepala, ke Dada, hingga Perut

oleh : A. U. Chaidir

Related articles

Mendobrak 6 Tembok

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri

Juli 25, 2026
progresif

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion

Juli 18, 2026

Jika pada tulisan sebelumnya kita melihat bahwa pendidikan di negeri ini sedang bergeser arah, maka pertanyaan berikutnya yang tak bisa dihindari: ke mana seharusnya pendidikan diarahkan?
Jawaban ini penting, sebab kritik tanpa arah hanya akan menjadi keluhan. Dan kegelisahan tanpa tawaran nilai hanya akan larut dalam kelelahan sosial. Pendidikan, pada hakikatnya, tidak pernah dimaksudkan untuk sekadar melahirkan manusia yang tahu, tetapi manusia yang utuh.

Pendidikan Bukan Sekadar Pengisian Kepala
Selama beberapa dekade, orientasi pendidikan kita terlalu berat pada isi kepala. Nilai, ranking, ujian, sertifikat—semuanya menjadi indikator keberhasilan. Tidak keliru. Tetapi menjadi bermasalah ketika:
* kecerdasan dilepaskan dari etika,
* prestasi dipisahkan dari empati,
* dan kepintaran berjalan tanpa kebijaksanaan.
Kita pun menyaksikan paradoks yang menyakitkan:
banyak orang berpendidikan tinggi, namun miskin kepekaan sosial;
cerdas secara akademik, namun rapuh secara moral.
Di titik ini, pendidikan kehilangan ruhnya.

Isi Dada: Yang Sering Digaungkan, Tapi Jarang Dihidupkan
Kita sering mendengar istilah pendidikan karakter. Namun terlalu sering ia berhenti sebagai jargon, bukan laku. Isi dada—nurani, empati, integritas—tidak bisa diajarkan lewat spanduk atau hafalan.
Ia tumbuh melalui:
* keteladanan,
* kejujuran yang dibiasakan,
* dan keberanian untuk berpihak pada yang benar, meski tidak populer.
Tanpa isi dada, ilmu pengetahuan berubah menjadi alat kekuasaan.
Dan sejarah telah berkali-kali membuktikan:
orang pintar tanpa nurani jauh lebih berbahaya daripada orang bodoh.

Isi Perut: Martabat yang Sering Diabaikan
Ada satu aspek pendidikan yang jarang dibicarakan secara jujur: isi perut.
Bagaimana mungkin kita bicara tentang masa depan jika:
* lulusan terdidik hidup dalam ketidakpastian,
* ilmu tidak memberi daya hidup,
* dan sekolah terputus dari realitas sosial-ekonomi masyarakatnya?
Isi perut bukan soal materialisme.
Ia adalah soal martabat dan keberdayaan.
Pendidikan seharusnya menyiapkan manusia untuk:
* hidup layak,
* mandiri,
* dan mampu berkontribusi nyata bagi lingkungannya.
Tanpa itu, tentu pendidikan hanya akan melahirkan frustrasi kolektif.

Manusia Seutuhnya: Cerdas, Berintegritas, dan Bijak
Ketika kepala, dada, dan perut berjalan seimbang, di sanalah pendidikan melahirkan manusia seutuhnya.
* Cerdas, karena pikirannya terlatih
* Berintegritas, karena nuraninya hidup
* Bijak, karena memahami realitas dan batas-batasnya
Kebijaksanaan bukan hasil dari banyaknya gelar, melainkan dari keseimbangan antara pengetahuan, nilai, dan kehidupan nyata.

Mengembalikan Arah: Dari Sistem ke Kesadaran
Barangkali problem terbesar pendidikan kita bukan semata kurikulum atau metode,
melainkan cara kita memandang manusia itu sendiri.
Selama manusia dipandang hanya sebagai:
* sumber daya,
* angka statistik,
* atau objek kompetisi,
maka pendidikan akan terus salah arah.
Sudah saatnya pendidikan kembali pada tugas utamanya:
memanusiakan manusia.

Penutup
Tulisan ini tidak menawarkan resep instan.
Ia hanya mengajak kita berhenti sejenak dan bertanya:
Untuk apa pendidikan, jika tidak membuat manusia lebih manusiawi?
Jika pertanyaan ini mulai kita ajukan/gaungkan bersama,
maka pendidikan—perlahan tapi pasti—akan menemukan kembali jalannya.

Pekanbaru, 18 Februari 2026

Tags: isi dadaisi perutmanusia seutuhnyapendidikan dan pembangunan manusia seutuhnya
Share77Tweet48

Related Posts

Mendobrak 6 Tembok

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri

by Rokapress
Juli 25, 2026
0

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri Kisah Curhat 6 Sahabat yang Ternyata Adalah Kita Pembuka Malam itu saya diajak...

progresif

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion

by Rokapress
Juli 18, 2026
0

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion Sobat...  Artikel lalu kita kenalan sama 6 sahabat: Jasad, Nafs, Akal, Qalb,...

Zero to Zero

THE PERIOD OF HUMAN LIFE FROM ZERO TO ZERO: Siapa Bilang Kita Sedang Melangkah Maju Kedepan?

by Rokapress
Juli 11, 2026
0

THE PERIOD OF HUMAN LIFE FROM ZERO TO ZERO: Siapa Bilang Kita Sedang Melangkah Maju Kedepan? Sobat, Hidup ini sejatinya...

literasi au chaidir

LITERASI: Senjata Penyelamat dari Banjir Informasi

by Rokapress
Juli 6, 2026
0

LITERASI: Senjata Penyelamat dari Banjir Informasi Sobat, Kini kita di era Kautsar informasi. Dulu kita yang cari informasi. Sekarang informasi...

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 18, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses Bagian 3: Sukses Versi Langit Sobat, Bagian pertama, kita sudah menyasar 8 pendekatan untuk membongkar makna sukses...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
Mendobrak 6 Tembok

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri

Juli 25, 2026
progresif

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion

Juli 18, 2026
banner

Universitas Rokania Raih Bantuan Pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual dari Kemendiktisaintek

Juli 14, 2026
langkitang

Menyusuri Sungai, Menjaga Tradisi: Dosen dan Mahasiswa Universitas Rokania Bersama Masyarakat Hidupkan Kembali Warisan Langkitang di Desa Langkitin

Juli 13, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Buka Bersama Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Family Gathering Hasrijal Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC Selanca SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin Ujungbatu UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.