• About
  • FAQ
  • Landing Page
  • Buy JNews
Newsletter
Rokapress
Advertisement
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Opini
  • Wisata
No Result
View All Result
Rokapress
No Result
View All Result
Home Opini

Algoritma: Rumus Hidup Setelah 6 Tembok Roboh

Rokapress by Rokapress
Agustus 3, 2026
in Opini
0
Algoritma

Ilustrasi isi tulisan (chatgpt)

189
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Algoritma: Rumus Hidup Setelah 6 Tembok Roboh

Sobat!

Related articles

Mendobrak 6 Tembok

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri

Juli 25, 2026
progresif

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion

Juli 18, 2026

I. Apa Itu Algoritma?
Secara sederhana, “algoritma adalah langkah-langkah sistematis untuk menyelesaikan masalah”

Sobat bayangkan seperti masakan:
1. Ada bahan baku → input
2. Ada langkah-langkah → proses
3. Ada hasil → output

Contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari:
– Cara memasak mie instan
– Cara menghitung luas persegi panjang
– Cara login ke akun media sosial

Jadi algoritma bukan cuma di komputer. Tapi kita pakai tiap hari tanpa sadar.

II. SEJARAH ALGORITMA
Istilah “algoritma” berasal dari nama seorang ilmuwan Muslim yaitu Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi.

Al-Khwarizmi hidup di sekitar abad ke-9. Lahir di Khwarizm, sekarang Uzbekistan. Berkiprah di Baghdad, pusat ilmu dunia waktu itu.
Beliau yang memperkenalkan sistem angka dan cara menghitung yang sistematis. Dunia Barat nyebutnya “Algorithm” dari namanya.

MasyaAllah… ternyata pondasi “berpikir sistematis” itu dari peradaban Islam.

III. CONTOH ALGORITMA SEDERHANA
Memasak sebungkus mie instan. Langkah-langkahnya:
1. Ambil wadah, isi air secukupnya
2. Panaskan sampai mendidih
3. Keluarkan mie dari bungkusnya, rebus selama +/- 5 menit
4. Masukkan bumbu, aduk rata
5. Pindahkan ke mangkuk
6. Kini mie sudah siap saji

Catat Pak: Langkahnya harus runtut. Tidak boleh lompat-lompat, apalagi terbalik. Kalau bumbu dimasukin duluan sebelum air mendidih, rasanya beda. Hasil akhirnya bisa rusak.

Hidup juga begitu.

IV. MENGAPA ALGORITMA DPERLUKAN?
Begini Sobat…

Setelah 6 tembok besar roboh, belenggu telah lepas. Pandangan ke depan sudah terang. Kini waktunya untuk menata ulang fokus kehidupan.

Kita punya kebebasan untuk memilih. Memilih jalan hidup sendiri. Mengasah talenta serta memohon bimbingan-Nya.
Tapi ingat, kawan: “Setiap keputusan ada konsekuensi”

Di dalam teori manajemen ada istilah POAC, yakni Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Rumus ini sangat relevan digunakan untuk menata ulang fokus kehidupan ke depan setelah 6 tembok besar yang kita bangun sendiri itu telah sirna.

Nah, disinilah pentingnya peran algoritma.
Untuk mewujudkan setting ulang fokus kehidupan tadi diperlukan: langkah-langkah yang logis, sistematis dan runtut. Langkah yang tidak boleh zig-zag atau lompat-lompat.

V. TIGA BAHAN BAKAR ALGORITMA KEHIDUPAN: POAC + LITERASI + NIAT

1. POAC → Kerangkanya. Mau ke mana, siapa yang ngerjain, gimana eksekusinya, gimana ngeceknya.
2. LITERASI → Bahannya. Untuk merumuskan POAC kita butuh baca, belajar, bertanya, dan memahami zaman. Tanpa literasi, algoritmanya bisa salah.
3. NIAT & DOA → Mesinnya. Algoritma paling canggih pun akan ngaco kalau tanpa ridho Allah.

VI. CONTOH APLIKASI ALGORITMA di BERBAGAI SEKTOR

1. Di Bisnis:
Mau buka usaha? Algoritmanya:
Riset pasar → Siapkan modal → Bangun tim → Jalankan → Evaluasi → Perbaiki.
Lompat langsung ke “iklankan” tanpa riset = mie gosong.

2. Di Pendidikan:
Mau pintar? Algoritmanya:
Punya tujuan → Cari guru/buku → Belajar rutin → Praktek → Ujian → Murojaah.
Nggak bisa langsung “pintar” tanpa proses.

3. Di Keluarga:
Mau rumah tangga harmonis? Algoritmanya:
Komunikasi → Saling memahami → Menyelesaikan masalah bersama → Maaf-memaafkan → Doa bersama.
Kalau skip “komunikasi”, outputnya bisa retak.

4. Di Ibadah:
Mau khusyuk? Algoritmanya:
Wudhu sempurna → Datang lebih awal → Kosongkan pikiran → Fokus ke ayat → Tadabbur → Minta hidayah.

V. KESIMPULAN.
Sektor apa saja, bidang apa saja yang akan kita geluti, semua butuh dan ada algoritmanya.

Hidup tanpa algoritma = jalan tanpa peta. Capek, muter-muter, ujungnya nyasar.

Lalu setelah merobohkaan 6 tembok besar, yuk kita sama-sama duduk, bikin algoritma hidup kita yang baru. Yang lebih lurus, lebih berkah, dan lebih diridhoi-Nya.

Karena pada akhirnya, sebaik-baiknya algoritma adalah yang mengantarkan kita ke surga-Nya.

Pekanbaru, 1 Agustus 2026
A. U. Chaidir

Tags: Al-KhwarizmiAlgoritmaPOAC
Share76Tweet47

Related Posts

Mendobrak 6 Tembok

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri

by Rokapress
Juli 25, 2026
0

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri Kisah Curhat 6 Sahabat yang Ternyata Adalah Kita Pembuka Malam itu saya diajak...

progresif

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion

by Rokapress
Juli 18, 2026
0

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion Sobat...  Artikel lalu kita kenalan sama 6 sahabat: Jasad, Nafs, Akal, Qalb,...

Zero to Zero

THE PERIOD OF HUMAN LIFE FROM ZERO TO ZERO: Siapa Bilang Kita Sedang Melangkah Maju Kedepan?

by Rokapress
Juli 11, 2026
0

THE PERIOD OF HUMAN LIFE FROM ZERO TO ZERO: Siapa Bilang Kita Sedang Melangkah Maju Kedepan? Sobat, Hidup ini sejatinya...

literasi au chaidir

LITERASI: Senjata Penyelamat dari Banjir Informasi

by Rokapress
Juli 6, 2026
0

LITERASI: Senjata Penyelamat dari Banjir Informasi Sobat, Kini kita di era Kautsar informasi. Dulu kita yang cari informasi. Sekarang informasi...

Jebakan bernama sukses

Jebakan Bernama Sukses

by Rokapress
Juni 18, 2026
0

Jebakan Bernama Sukses Bagian 3: Sukses Versi Langit Sobat, Bagian pertama, kita sudah menyasar 8 pendekatan untuk membongkar makna sukses...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lingkungan sekolah yang bersih

Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Kenyamanan di Lingkungan Sekolah

November 25, 2023
Rona Rizki Daulay

Teks Argumentasi tentang Pendidikan

November 25, 2023
Kedatangan Bangsa

Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat

November 26, 2023
Tumbuhan Kunyit

Khasiat Daun Kunyit Dapat Meredakan Kembung pada Bayi

Agustus 30, 2022
Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

Pinang Merah, Tanaman Hias Indah di Kampus Rokania

3
Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

Pola Hidup Sehat, dengan Olahraga SKJ dan Bola Voli.

2
Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

Riau Open Championship 2021 Sukses Dilaksanakan

2
HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

HIMA PTI Akan Adakan Kompetisi Sains Informatika (KSI) dan Olimpiade Informatika

2
Algoritma

Algoritma: Rumus Hidup Setelah 6 Tembok Roboh

Agustus 3, 2026
Mendobrak 6 Tembok

Mendobrak 6 Tembok yang Kita Bangun Sendiri

Juli 25, 2026
progresif

HIDUP PROGRESIF: Naik Tangga Mencari Makna, Bukan Muter-Muter di Stadion

Juli 18, 2026
banner

Universitas Rokania Raih Bantuan Pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual dari Kemendiktisaintek

Juli 14, 2026

Rokapress

Situs berita kebanggaan anak bangsa

Categories tes

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Literasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • SainsTek
  • Uncategorized
  • Wisata

Tags

Abdul Putra Ginda Hasibuan Adyanata Lubis Alfa Syahputra ALK Asistensi Mengajar Aula PUTERA Buka Bersama Desmelati Dr. Desmelati M.Sc. Family Gathering Hasrijal Hasrijal SSi MM Hermawan Hima PGSD mancing asyik MOU Musikalisasi Puisi Nuratika Pariang Pariang Sonang Siregar PBSI Pencak Silat Pertukaran Mahasiswa Merdeka PGSD PJKR PLP-I PTI Qurban Rita Arianti Rokan Hulu rokania Rokania FC Selanca SKJ STKIP Rokania Suhermon Suparman Syahrizal Fadhli Tito Yudistiro Tofikin Ujungbatu UKMI Al-Madani Universitas Rokania Yayasan Rokan Riau Raya YR3

Newsletter

[mc4wp_form]

  • About
  • FAQ
  • Support Forum
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Contact Us

© 2017 JNews - Crafted with love by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Contact Us
  • Homepages

© 2018 Rokapress by Raja Coding.